Pandangan Mulai Kabur? Deteksi Gejala Kesehatan Mata yang Memburuk

admin
2 Oktober 2018
Pandangan Mulai Kabur? Deteksi Gejala Kesehatan Mata yang Memburuk

Pandangan Mulai Kabur? Deteksi Gejala Kesehatan Mata yang Memburuk

The Goo – Memiliki kesehatan mata yang terganggu merupakan sesuatu yang dihindari semua orang. Bagaimanapun juga, menjaga kesehatan mata sama pentingnya seperti menjaga kesehatan organ tubuh lainnya. Terlebih lagi, mata merupakan organ penting yang dapat membantu makhluk hidup untuk melakukan kegiatan sehari-hari dalam bekerja dan menuntut ilmu. Beberapa kebiasaan atau kejadian traumatis dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan mata seseorang. Mata yang selalu dipaksa bekerja dengan kurang waktu tidur juga akan menurunkan fungsi mata itu sendiri.

Agar Anda dapat lebih peka terhadap kondisi mata, berikut beberapa gejala yang dapat Anda deteksi. Hal ini guna mencegah gangguan yang dapat terjadi pada mata Anda.

Lingkaran pada Sekitar Kornea

Cincin abu-abu yang berada di sekitar kornea mata ini biasa disebut dengan corneal arcus. Biasanya gangguan ini dialami oleh para orang tua lanjut usia. Adanya penumpukan lemak serta kolestrol yang menumpuk menyebabkan lingkaran pada kornea mata ini. Hal ini patut diwaspadai, karena tumpukan kolestrol dan lemak akan mengakibatkan penyakit bahaya lainnya seperti stroke, jantung dan juga diabetes.

Pandangan yang Mulai Kabur

Penglihatan yang mulai kabur banyak dialami sebagian besar orang. Sakit kepala akut juga dapat menyebabkan penglihatan yang kabur secara tiba-tiba. Hal tersebut terjadi karena kurangnya aliran darah yang menuju pada mata dan juga otak. Pandangan mata yang mulai kabur juga bisa menjadi tanda-tanda penyakit katarak. Penderita juga akan mengalami penglihatan ganda dalam satu mata. Gangguan ini dapat disembuhkan dengan cara operasi katarak. Tidak hanya katarak, pandangan mata yang mulai kabur juga bisa menjadi pemicu awal penyakit kronis lainnya.

Kedutan pada Mata

Mata berkedut tidak jarang dialami hampir semua orang. Kedut yang terjadi pada mata identik dengan kondisi mata yang sudah merasakan kelelahan. Tingkat bahayanya masih terbilang rendah. Selain kelelahan, konsumsi kafein, nikotin dan alkohol yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kedutan tidak berarti pada mata. Hal ini tidak terlalu menjadi hal yang perlu dikhawatirkan yang dapat mengganggu kesehatan mata. Namun, pada kasus tertentu, kedutan pada mata dapat menjadi pemicu awal gangguan syaraf.

Gangguan syaraf yang diawali dengan mata berkedut sangat jarang terjadi dan biasanya dilanjutkan dengan kondisi tidak dapat berjalan dan berbicara.

Rabun Senja

Para penderita rabun senja biasanya sulit melihat pada malam hari atau ketika berada dalam gelap. Kurangnya vitamin A yang dikonsumsi menjadi salah satu pemicu rabun senja ini. Anda dapat mengatasinya dengan sering mengonsumsi wortel yang kaya akan vitamin A. Selain wortel, sayuran bayam, ubi dan labu juga dapat memperkaya vitamin A yang baik untuk kesehatan mata Anda.

Mata Berwarna Merah dan Gatal

Gangguan pada mata yang satu ini sering disepelakan banyak orang. Sebagian orang menganggap gatal pada mata disebabkan adanya debu yang masuk ke dalam kelopak. Padahal, mata gatal berwarna merah dapat menjadi awal dari penyakit konjungtivitis atau ‘pink-eye’. Selain terasa gatal, mata juga sering mengeluarkan cairan. Penyakit ini dapat menular, oleh sebab itu Anda disarankan untuk rajin mencuci tangan dan mengganti handuk wajah secara rutin.

Apabila Anda mengalami beberapa gangguan dan gejala pada kesehatan mata Anda. Sebaiknya segera diperiksakan kepada dokter terkait. Hal tersebut guna mencegah segala hal yang tidak diinginkan karena mata merupakan indera yang vital untuk menunjang kualitas hidup Anda. Mulailah rajin memeriksa kondisi mata dan menjaga kesehatan mata Anda dengan sering mengonsumsi vitamin yang dibutuhkan untuk indera penglihatan tersebut.